Senin, 02 Desember 2013

EKSOTIS

PEMANDANGAN DIENG

 

TELAGA WARNA


PEMANDANGAN DIENG memang sangat menakjubkan..
anda bisa lihat pemandangan yg sangat eksotis disana..ketenangan,kesejukan,ketentraman bisa langsung kita lihat dsana..bahkan tidak haya itu saja,di DIENG ada sesuatu yang sangat unik yaitu ANAK GIMBAL..terbayang kan.
bagi orang dieng mempunyai anak berambut gimbal itu sudah biasa,tapi buat saya itu unik..saya akan menceritakan seorang anak DIENG yang bernama MUHAMMAD ALFARIZI MASAID(10),MEMILIKI RAMBUT GIMBAL SEJENIS PARI KECIL SEPERTI PADI. Sejak usia 2 tahun,rambut gimbalnya sudah mulai tumbuh hingga kini dia berusia 10 tahun. Rizi merupakan maskot dari anak gimbal yang ada di DIENG berjenis kelamin laki-laki. Tidak hanya itu saja yang menarik,tetapi saat upacara pemotongan rambut,ada ritual doa di beberapa tempat agar upacara berjalan dengan lancar. Tempat tersebuat yaitu: Candi Dwarati.komplek Candi Arjuna,Sendang Maerokoco,Candi Gatot Kaca,Telaga Balai  Kambang,Candi Bima,Kawah Si Kidang,Komplek Pertapaan Mandalsari (gua di telaga warna),Kali Pepek,dan tempat pemakaman Dieng.
Rambut gimbal Al Farizi, mulai tumbuh saat usianya mulai menginjak dua tahun. Waktu itu, ia sedang berlibur ke tempat neneknya di Kabupaten Batang. Malam saat tumbuh rambut gimbal, Al Farizi mendadak demam tinggi. Tubuhnya kejang-kejang. Dari mulutnya keluar igauan tak jelas.

Semalam suntuk Al Farizi mengigau, paginya tumbuh satu untai rambut gimbalnya. Merasa tak suka, neneknya menyisir rambut cucunya itu. Anehnya, Al Farizi justru demam lagi setelah rambutnya disisir.

Said sadar, apa yang terjadi pada anaknya itu merupakan fenomena yang normal terjadi pada anak-anak di dataran tinggi Dieng. Sejak saat itu, ia tak pernah lagi mencoba mengurai rambut gimbal anaknya.

Proses menjadi anak gimbal utuh membutuhkan waktu lama. Setidaknya, setiap untai gimbal membutuhkan waktu satu bulan. “Setiap tumbuh satu gimbal pasti demam dan kejang-kejang lagi,” kata Said.

Al Farizi mengaku setiap hari pergi keramas. Meski keramas, rambutnya tak pernah bisa disisir hingga lurus. Gimbalnya tetap dengan bentuk semula.
nah kita sebagai anak bangsa harus menjaga wilayah INDONESIA,kita harus bangga menjadi anak bangsa dengan segala kekayaan indonesia yang diberikan oleh YANG MAHA KUASA..
AYO MAJULAH ANAK BANGSA..hindari tawuran,hiduplah sehat,tingkatkan belajar,kreativitas!!!!!
LET THE CHILDREN OF THE NATION..
di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar